Jawaban Tepat Prabowo di Debat Capres Tentang HAM

debat-capresSaat diberi kesempatan oleh moderator untuk bertanya kepada Prabowo-Hatta, pasangan Jokowi-JK bertanya tentang HAM. Pertanyaan disampaikan oleh JK.”Tadi di awal pembicaraan Pak Hatta menyampaikan visi misi, akan melindungi rakyat dari berbagai diskriminasi, dan menjunjung HAM. Bagaimana Bapak akan menyelesaikan masalah pelanggaran HAM,” tanya JK kepada pasangan Prabowo-Hatta saat debat capres-cawapres di Balai Sarbini, Jakarta, Senin (9/6/2014).

debat-capres

Mendapat pertanyaan tersebut Prabowo dengan sigap menjawab bahwa hak asasi adalah hak manusia untuk hidup. Untuk menjamin hak itu, pemerintah wajib melindunginya sebagaimana dijamin oleh Undang-undang Dasar 1945.

“Sekian puluh tahun saya adalah abdi negara, prajurit yang membela kedaulatan, menjaga hak-hak asasi manusia. Mencegah kelompok-kelompok radikal, kelompok yang mengancam orang-orang yang tidak bersalah. Jadi, manakala kita menghadapi kelompok-kelompok yang merakit bom, yang menginginkan huru-hara, ya mereka ini ancaman terhadap hak-hak asasi manusia. Karena itu, kewajiban seorang petugas, prajurit, melindungi segenap tumpah darah dari ancaman-ancaman tersebut,” ujar Prabowo.

Prabowo mengerti betul arah dan maksud pertanyaan JK yang menyudutkan dirinya, mantan Danjen Kopassus itu blak-blakan bahwa atasannya saat itu yang lebih mengetahui.

“Jadi saya mengerti arah bapak (JK). Tidak apa-apa. Saya tidak apa-apa. Tetapi, saya ada di sini. Saya sebagai mantan prajurit telah melaksanakan tugas sebaik-nya. Selebihnya, atasan yang menilai. Arah bapak kan begitu,” paparnya.

Lebih jelas lagi, Capres Partai Gerindra itu  memberi jawaban tepat dengan mempersilahkan JK untuk menanyakan langsung kepada atasan Prabowo saat itu.

“Kepada Pak JK, saya sudah jawab. Kita sudah bertanggung jawab kepada atasan kita. Kalau mau dijawab, tanyalah ke atasan saya waktu itu,” ujar Prabowo disambut tawa hadirin.

Seperti diketahui, isu pelanggaran HAM menjadi salah satu kampanye hitam yang selalu diarahkan kepada Prabowo. Jawaban mentan menantu Almarhum Soeharto itu sangat tepat, mengingat atasan Prabowo saat kerusuhan Mei 98 berada pada kubu Jokowi-JK. Sehingga jika ingin menyalahkan maka salahkan atasan, bukan bawahan yang hanya sekedar menjalankan tugas.(gemaislam.com)

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s